Tuesday, 26 February 2013

Sejarah SMK Sunan Drajat Lamongan

Sejarah SMK Sunan Drajat Lamongan - Bermula dari keinginan tinggi pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat DR. KH. Abdul Ghofur yang bermaksud mencetak kader profesional yang siap kerja dan ahli disegala bidang, maka Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat mendirikan STM NU 1 Paciran, SMEA NU 2 Paciran dan SUPM. STM NU 1 Paciran didirikan untuk mendidik siswa yang ahli dalam bidang Teknik, SMEA NU 2 Paciran fokus mendidik siswa dibidang Ekonomi, sedangkan SUPM mendidik siswa dibidang Kelautan.

Tahun 1997, berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, STM NU 1 Paciran, SMEA NU 2 Paciran dan SUPM berganti nama menjadi SMK NU 1 Paciran, SMK NU 2 Paciran dan SMK Kelautan Sunan Drajat. Ketiga Sekolah tersebut berjalan sangat baik dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat.
Tahun 2008 muncul gagasan baru, SMK NU 1 Paciran, SMK NU 2 Paciran dan SMK Kelutan Sunan Drajat diupayakan untuk bergabung menjadi satu sekolah dengan alasan ketiga sekolah tersebut berada dalam satu yayasan, maka dibentuklan Tim Merger untuk mengawal penggabungan (merger) tiga sekolah menjadi satu sekolah yang dalam kesepakatan selanjutnya Sekolah Baru hasil penggabungan tersebut diberi nama SMK Sunan Drajat Lamongan. Hingga pada tahun 2011 sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Nomor: 420/4789/413.101/2011 keluar izin operasonal SMK Sunan Drajat Lamongan dengan 14 Kompetensi Keahlian yaitu:
  • Teknik Elektronika Industri
  • Teknik Pemmesinan
  • Teknik Kendaraan Ringan
  • Teknik Sepeda Motor
  • Teknik Komputer dan Jaringan
  • Multimedia
  • Animasi
  • Teknik Kapal Penangkap Ikan
  • Nautika Kapal Niaga
  • Teknika Kapal Niaga
  • Akuntansi
  • Perbankan
  • Busana Butik
  • Rekayasa Perangkat Lunak

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon