Wednesday, 27 February 2013

Profil dan Sejarah STAI Raden Qosim Lamongan

Sejarah
Dalam pembangunan masa reformasi ini pembangunan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci yang harus ditingkatkan. Persoalan ini merupakan komitmen nasional yang secara nyata terlihat dalam pesan politik GBHN; bahwa pembangunan sumber daya manusia memperoleh prioritas yang sangat tinggi.

Sejalan dengan itu rnenghadapi masyarakat abad ke 21 semakin menuntut sumber daya manusia unggul, yaitu manusia‑manusia yang tidak hanya sekedar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi juga harus di jiwai dengan nilai-nilai luhur agamanya. Kedua nilai tersebut saling mengisi dan saling mengembangkan, sehingga melahirkan sumber daya manusia yang memiliki keseimbangan, yakni menguasai dan mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus vang bertakwa dan berakhlak dalam rangka mewujudkan bersama masyarakat madani yang dicita‑citakan.

Guna mewujudkan visi tersebut, lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi memegang peran sangat penting serta mengemban tanggungjawab dalam melaksanakan visi dan misinya.

Sehubungan dengan itu, Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat yang telah didirikan sejak tahun 1977 melanjutkan misi tersebut dengan mewujudkannya melalui Pendirian "Sekolah Tinggi Agama Islam Raden Qosim (STAIRA) Lamongan" dengan menyelenggarakan program pendidikan Strata Satu (S.1) diantaranya Program Studi Ekonomi Syari'ah, Pendidikan Bahasa Arab dan prodi Ahwal al-Syahsyiyah. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan sarjana‑sarjana yang berkualitas serta menemukan/menciptakan yang baru yang hasilnya memiliki dampak dan bisa memberi manfaat baik secara internal maupun eksternal dengan semakin terkukuhnya otentisitas dan originalitas nilai‑nilai luhur agama, budaya menuju terciptanya masyarakat belajar berlandaskan solidaritas intelektual dan moral. Untuk itu, Sekolah Tinggi Agama Islam Raden Qosim (STAIRA) Lamongan terus berupaya meningkatkan eksistensinya melalui pendirian / pembukaan Jurusan khususnya dibidang Agama Islam dengan paradigma Islam sebagai faktor integratif dalam mengembangkan program studi‑program, studi ilmu murni, sehingga terintegrasinya nilai‑nilai dan pengetahuan, nilai‑nilai agama dan etik yang pada akhirnya merupakan karakteristik dari masyarakat madani era global abad 21.

Dalam pembangunan masa Reformasi ini pembangunan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci yang harus ditingkatkan. Persoalan ini merupakan komitmen nasional yang secara nyata terlihat dalam pesan politik GBHN; bahwa pembangunan sumber daya manusia memperoleh prioritas yang sangat tinggi.


Visi
  • Sebagai Lembaga Pendidikaan Tinggi pelopor pengembangan sumber daya manusia unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjiwai nilai-nilai luhur agama Islam
Misi
  • Menyelenggarakan program pendidikan bersifat akademik dan professional yang sesuai dengan kebutuhan era globalisasi
  • Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan bidang pendidikan agama Islam dengan berorientasi pada sistem pendidikan nasional
  • Melaksanakan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk bimbingan dan penyuluhan agama Islam
  • Mengembangkan perguruan tinggi yang menjadi sentral kegiatan dan kajian ilmiah
Program Studi
  • Ma'had Aly Marhalah Ula
  • Pendidikan Bahasa Arab
  • Ahwalul Syaksiyah (Hukum Islam)
  • Ekonomi Syariah

Jl. Raden Qosim Komplek PP. Sunan Drajat Banjar Anyar Paciran Lamongan Jawa Timur Indonesia (62264) Telp. (0322)665415, Fax. (0322)661303