Monday, 1 June 2015

Review NET TV

NET TV adalah sebuah stasiun televisi baru namun berkualitas. Memang itu kesimpulan yang dapat kami katakan. Walau masih berumur 2 tahun stasiun ini mampu menunjukkan acara-acara yang tidak kalah dengan stasiun tv yang sudah berumur. 



Di bawah kendali Wisnutama yang telah berpengalaman menjadi televisi yang bisa dikatakan profesional. Dengan slogan "Televisi Masa Kini" bisa melambung rating di mata masyarakat. Net TV sendiri merupakan kepanjangan dari News and Entertainment Television. Benar saja karena menurut pengamatan kami acara-acara di NET TV memang isi berita dan hiburan. Berita yang benar-benar profesional dan tidak memihak partai ataupun golongan. Dalam hal hiburan net tv mampu menghadirkan acara hiburan contohnya Ini Talk Show, The Coment dan lain-lainnya. NET TV merupakan sebuah stasiun televisi terestrial di Indonesia yang resmi diluncurkan pada 26 Mei 2013. NET. menggantikan siaran terestrial Spacetoon yang sebagian sahamnya telah diambil alih oleh Indika Group. Berbeda dengan Spacetoon yang acaranya ditujukan untuk anak-anak, program-program NET. ditujukan kepada keluarga dan pemirsa muda.

Di Balik Layar NET TV
Dibalik kesuksesan NET TV ada orang-orang yang patut diperhitungkan. Salah satunya Wisnutama. Menyelesaikan kuliah komunikasi di Mount Ida College Boston, Amerika Serikat, namun lebih banyak mendapatkan ilmu pertelevisian dari Emerson College, Boston. Ia memulai karier dari bawah sebagai Production Assistant di New England Cable News Amerika Serikat dan menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Boston. Wishnu juga pernah mengenyam pendidikan di The Military College of Vermont, Norwich University.

Pada tahun 1994, ia pulang ke Indonesia dan bekerja di Indosiar sebagai Supervisor On Air Promotion. Setahun kemudian pindah ke divisi produksi sebagai Producer Director. Kariernya berkembang menjadi Executive Producer News and Production Division, dan tak berapa lama kemudian meningkat menjadi Production Manager. Program-program yang dilahirkan selama di Indosiar antara lain Pesta, Gebyar BCA, Patroli dan Saksi.

Tahun 2001, Ia pindah ke Trans TV menjadi Kepala Divisi Produksi. Tiga tahun kemudian, kariernya menanjak menjadi Direktur Operasional, dan setahun berikutnya menjadi Wakil Direktur Utama. Pada saat pengambilan saham mayoritas TV7 oleh kelompok usaha Para Group pada tahun 2006, ia ditunjuk menjadi Direktur Utama TV7 yang kemudian berubah nama menjadi Trans7. Dua tahun kemudian, Wishnutama ditunjuk menjadi Direktur Utama Trans TV. Program-program yang diproduksi di bawah kepemimpinan Wishnutama selama di Trans Corp antara lain Extravaganza, Dunia Lain, Termehek-Mehek, Opera Van Java, Empat Mata, dan Indonesia Mencari Bakat. Penghargaan yang pernah dia raih baik skala nasional maupun Asia, antara lain Asian Television Award dan Panasonic Awards. Ia juga pernah terpilih menjadi The Best CEO in Indonesia 2010 pilihan majalah SWA. Di luar karirnya di dunia broadcasting, Tama masih sempat menyalurkan hobinya di bidang musik dengan membentuk dan menjadi pemain Band Soulful Corp. 

Penghargaan dan nominasi
  • 2014, Pemenang The New Alternative di Rolling Stone Editors’ Choice Awards 2014
  • 2014, Asian TV Awards - Highly Commended Best Music Programme oleh program Music Everywhere Episode Nidji.
  • 2014, Asian TV Awards - Highly Commended Best Entertainment (One-off/annual) oleh program NET. ONE Present Indonesia Choice Awards.