Tuesday, 18 August 2015

Tips Mencari Kerja Agar Mudah Diterima Di Perusahaan

"Zaman sekarang ini mencari kerja itu sulit." Itulah kata-kata yang sering di dengar dari teman maupun sosial media. Apakah memang mencari kerja itu sulit ? Saya rasa hal itu tergantung bagaimana kita memandang hal tersebut. Ada pula lowongan kerja palsu, yakni menipu calon para pegawainya dengan meminta uang kepada calon nasabahnya, silakan baca Lowongan Kerja Palsu.
tips mencari kerja

Membuka Lowongan Kerja atau Mencari Lowongan Kerja

Kalau berbicara membuka lowongan kerja berarti harus mempunyai usaha, alias jadi pengusaha. Ya begitulah, membuka usaha atau mendirikan perusahaan adalah sesuatu yang dapat dilakukan untuk dapat membantu orang lain dan juga diri sendiri. Dikatakan membantu diri sendiri karena kita tidak perlu mondar mandir ke kantor pos untuk mengirimkan surat lamaran atau ke perusahaan untuk interview kerja. Bagi yang baru lulus studi (kuliah atau sekolah) membuka usaha adalah sebuah tantangan tersendiri, yang mana tantangan tersebut bermacam-macam, mulai dari modal, promosi, sistem kerja, dan lain sebagainya. Dan bila Anda tidak mau repot dengan hal tersebut (tantangan) tersebut ada baiknya ada baiknya Anda menjadi karyawan perusahaan atau pegawai, baik pegawai swasta maupun pegawai negeri. Nah ini ada beberapa tips yang dapat anda gunakan sebagai karyawan ataupun pegawai.

Jangan Pilih-pilih

Bagi Anda yang belum mempunyai skill atau keahlian khusus mungkin point ini cocok untuk Anda. Kalau sudah diterima di sebuah perusahaan dan pada saat awal kerja di gaji kecil ya di syukuri saja. Nama juga awal yang memang biasanya seperti itu. Banyak juga yang memburu UMR/UMK (Upah minimal Regional/Upah Minimum Kabupaten), ya begitulah. Rela hijrah dari satu kabupaten ke kota atau kabupaten lain agar dapat gaji besar. Tapi pernahkan terpikirkan bahwa biaya hidup di sekitar tempat yang bergaji besar juga besar? biaya hidup di kota yang memiliki UMK/UMR tinggi juga tinggi. Biasa seperti itu, namun ada juga yang biaya hidupnya relatif kecil namun jarang. Maka dari itu tidak usah pilih-pilih kerja bila sudah diterima di sebuah perusahaan.

Mempunyai Skill (Kemampuan) atau Keahlian Khusus

Orang yang mempunyai kemampuan tertentu dalam bidangnya biasanya akan cepat diterima di perusahaan. Perusahaan membutuhkan orang yang benar-benar mempunyai kemampuuan bukan hanya menang dalam ijazahnya saja. Misalnya saja, ada lulusan SMK kelistrikan kemudian melamar di sebuah perusahaan dan kebetulan di panggil untuk test dan interview. Nah biasanya di pada saat interview inilah banyak pelamar yang kebingungan, tidak sesuai antara nilai tulis dan kemampuan. Kalau kelistrikan bagus ya paling tidak paham itu jenis-jenis arus listrik, dan lain sebagainya. So, silakan pikirkan kemampuan Anda ada dimana, bila belum mempunyai skill (kemampuan) maka dari sekarang pahami diri anda dan bila sudah menemukan kemampuan Anda, kembangkanlah !.

Sesuai Skill atau tidak ?

Pada point ini biasa ada orang alumni sekolah kejuruan tertentu namun di terima di perusahan tapi tidak sesuai dengan jurusannya sekolah dulu. Lalu bgaimana ini. Terkadang ada orang kuliah atau sekolah mengambil jurusan tertentu karena 'terpaksa'. Misalnya saja orang yang mempunyai kemampuan di bidang dunia mesin kuliah di jurusan ekonomi. Kenapa begitu, ada bermacam-macam alasan, misalnya karena tidak adanya jurusan di kampus tersebut, atau juga kampus yang dekat dengan tempat tinggal cuma menyediakan jurusan terbatas jadinya terpaksa mengambil jurusan seperti itu. Solusinya ya mungkin begini : Tetap ikuti sekolah atau jurusan yang Anda pilih dengan 'terpaksa' tersebut namun di balik itu kembangkan kemampuan Anda. Misalnya saja Anda jurusan ekonomi namun punya skill di otomotis maka kembangkan otomotif Anda. Dunia teknologi sekarang mendukung hal tersebut, Anda bisa belajar dengan gadget (handphone dan laptop) yang Anda miliki. Lalu Anda bisa melamar di perusahaan dan di terima walau ijazah dan kemampuan berbeda, karena perusahaan membutuhkan kemampuan Anda bukan ijazah Anda.

Lulusan PTN VS PTS

Sebuah perusahaan akan memilih-memilih karyawannya. Nah dalam hal lulusan mana perusahaan akan mempertimbangkan juga. Misalnya saja Si A dari PTN (perguruan tinggi negeri) dan si B dari PTS (perguruan tinggi swasta) maka biasanya perusahaan akan menerima si B walau pun nilai test mereka sama. Karena perusahaan menggaggap bahwa lulusan dari PTN mempunyai nilai plus. Plus di sini berbagai macam, mulai kedisplinan, kecakapan dan sebagainya. Apakah PTS tidak punya hal-hal seperti itu? jawabannya tentunya punya, tergantung PTS penggelolaan seperti apa. Ini juga berlaku bagi yang alumni sekolah negeri atau swasta.

Kekuatan Terbesar

Terkadang banyak orang melupakan hal ini, Kekuatan Besar adalah Allah SWT. Ada orang yang hanya coba-coba melamar sambil berdoa namun di terima di sebuah perusahaan bonafit. Namun ada juga yang kesana-kemari mencari kerja namun tak kunjung di terima. Ketika Anda melamar pekerjaan ada baiknya dan sebaiknya Anda banyak-banyak berdoa kepada Allah agar cepat di terima, karena dengan itu hal-hal yang tidak mungkin bisa terjadi, dengan kekuasaan-Nya tentunya. Perbanyak sholat tahajud, hajat dan dhuha. Bagi yang membuka usaha atau merintis usaha juga jangan melupakan point ini, tahajud, hajat dan dhuha. Dhuha adalah doanya pengusaha, tahajud : tau-tau hajat terwujud.