Friday, 11 September 2015

Peresmian Situs Makam Mbah Mayang Madu Paciran Lamongan

Peresmian Situs Makam Mbah Mayang Madu. Pada malam hari tanggal 09 September 2015 ada sebuah acara istimewa di Pondok Pesantren Sunan Drajat yakni acara peresmian Situs Makam Mbah Mayang Madu.

peresmian situs mbah mayang madu

Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting diantaranya : Pakde Karwo selaku Gubernur Jawa Timur, PJ Bupati Lamongan Wahid Wahyudi, H Fadeli selaku perintis pemugaran makam Mbah Mayang madu, dan Prof. Dr. KH Agus Sunyoto selaku Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) dan penulis buku "Atlas Wali Songo", KH. Mustofa Bisri (Gus Mus). Peresmian situs makam tertua bagi pemeluk agama Islam di Lamongan ini juga dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah dan juga Santri Sunan Drajat.
peresmian makam mbah mayang madu

Acara ini bertempat di sekitar masjid Agung Jelaq Banjaranyar Paciran Lamongan, tepat 50 meter dari PP. Sunan Drajat dan sekitar 700 meter dari Makam Sunan Drajat. Mbah Mayang Madu merupakan mertua dari Sunan Drajat. Dahulu beliau adalah sesepuh desa jelaq (sekarang berganti nama menjadi Banjaranyar). 


Baca : Kisah Mbah Mayang Madu

Dengan peresmian situs makam Mbah Mayang Madu ini akan menambah  ini, menambah deretan situs makam yang terdapat di Lamongan, selain makan Sunan Drajat, juga terdapat makam Sunan Sendang Duwur Paciran yang semuanya ada di wilayah Pantura. Makam Mbah Mayang Madu terletak di sebelah barat Masjid Jelaq Banyaranyar Paciran Lamongan.

Pengasuh PP Sunan Drajat juga hadir dalam kesempatan ini. "Kalau situs makam ini telah dibangun, sudah selayaknya kalau ziarah ke Kanjeng Sunan Drajat lebih utama ziarah ke mertuanya dahulu, karena mertua Kanjeng Sunan Drajat ini adalah penyembar Islam pertama di bumi Lamongan," ucap KH. Abdul Ghofur yang bergelar Prof dan Doktor ini.




EmoticonEmoticon