Thursday, 3 September 2015

Santri Drajat Ada dimana-mana tapi tak kemana-mana

Pondok Pesantren Sunan Drajat merupakan salah satu pesantren peninggalan wali songo. Pondok Pesantren Sunan Drajat terletak di Kabupaten Lamongan tepatnya di Banjaranyar Kec. Paciran Kab. Lamongan.
Santri Drajat Ada dimana-mana tapi tak kemana
Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur Bersama Prabowo Subianto


kegiatan di pondok pesantren sunan drajat
Kegiatan di salah satu Asrama PP. Sunan Drajat (Asrama Asy-Syafi'i)

Pondok Pesantren ini dahulu hanya tinggal cerita namun di bangkitkan kembali oleh Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur. Mungkin bisa baca cerita kebangkitan di sini. Dari waktu ke waktu PP. Sunan Drajat terus berkembang. Dilihat dari Lembaga sekolah formal Pesantren Sunan Drajat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas. 

Adapun lembaga formal yang berada di naungan Pondok Pesantren Sunan Drajat adalah : 
1. MI Al Mu'awanah
6. MMA Sunan Drajat

Itu beberapa lembaga di Pesantren Sunan Drajat. Di lihat dari nama lembaga lembaga tersebut jelas berbeda ilmu yang di dalami. Misalnya saja SMP Negeri 2 fokus pada ilmu umum namun tetap ada tambahan pendidikan agama, % mungkin umum 80% agama 20%, sedangkan MTs fokus pada ilmu agama dan umum, masing-masing 50%. Begitu pula seperti lembaga pendidikan yang lain. Kenapa PP Sunan Drajat tidak fokus di pendidikan agama saja ? Mungkin banyak orang mempertanyakan hal tersebut. Namun perlu diketahuii bahwa berdirinya lembaga pendidikan di PP Sunan Drajat adalah atas keinginan Pengasuh PP. Sunan Drajat, Dr. KH. Abdul Ghofur yang menginginkan Santri PP. Sunan Drajat harus ada di semua lini kehidupan, yang menjadi Kiyai dari PP. Sunan Drajat, yang menjadi Pengusaha juga Santri PP. Sunan Drajat,  DPR dan menteri jg dari Sunan Drajat, Polisi juga dari PP. Sunan Drajat, bahkan yang beliau berhadap yang menjadi Presiden juga dari Pesantren Sunan Drajat.



'Ada dimana-mana tapi tak kemana-mana' itu adalah semboyan yang mungkin pantas di sandang oleh para Santri PP. Sunan Drajat. Penjelasan di atas mungkin jelas bahwa para Santri PP. Sunan Drajat harus "ada di mana-mana" - mengisi semua lini kehidupan. Dan maksut "tak kemana-kemana" adalah para santri harus ingat bahwa dirinya alumni Sunan Drajat yang harus memperjuangkan agama dengan berbagai cara termasuk menjadi Pemimpin Bangsa (memperjuangkan agama dengan kekuasaan), menjadi pengusaha (membiayai kegiatan keagamaan) dan sebagainya.


EmoticonEmoticon