Friday, 4 March 2016

KH M Dahlan Bisri Wafat, UINSA dan Pesantren Darul Ulum Berduka

Satu demi satu, hamba pilihan kembali keharibaan Allah SWT. Hari ini, Kamis (3/3), salah seorang pengasuh di Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang Jawa Timur yakni KH Muhammad Dahlan Bisri, wafat. Yang istimewa, Kiai Dahlan menghembuskan nafas terakhir saat menjalankan tugas sebagai dosen di Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.
KH M Dahlan Bisri Wafat, UINSA dan Pesantren Darul Ulum Berduka

Sebelumnya beredar kabar bahwa almarhum meninggal karena terjatuh saat hendak membuka mata kuliah. Namun kabar tersebut dibantah. Informasi yang benar, KH M Dahlan Bisri meninggal dalam keadaan duduk saat hendak membuka materi kuliah.

Kepada sejumlah media, Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UINSA, H Sahid Mantri, menjelaskan bahwa di fakultasnya, Kiai Dahlan mengajar mata kuliah Metodologi Kajian Teks Arab. Waktu kejadian, Kiai Dahlan akan mengajar di kelas Jurusan Hukum Keluarga. "Beliau masuk kelas sekitar pukul 09.30 WIB," katanya saat dikonfirmasi.

Begitu masuk kelas, almarhum duduk di kursi depan. Dia menyapa mahasiswanya lalu mengucapkan salam. Kiai Dahlan lalu membaca basmalah untuk membuka materi mata kuliah yang akan disampaikan. "Setelah baca basmalah, kepala beliau tertunduk dalam kondisi duduk seperti tertidur," kata mantan Ketua PW LTNNU Jatim ini.

Antara percaya dan tidak, sejumlah mahasiswa terlihat gelisah ketika dosennya tidak melanjutkan mata kuliah yang diampunya. Karena itu, sebagian mereka memberitahukan kejadian ini ke dosen lain. "Dosen kemudian membawa almarhum ke ruang dosen dan sempat diperiksa. Ternyata sudah meninggal dunia. Sekarang almarhum sudah berada di rumah duka di Pesantren Darul Ulum Peterongan, Jombang," kata H Sahid.

Di lingkungan Pesantren Darul Ulum Rejoso, KH M Dahlan Bisri biasa disapa dengan sebutan Gus Mudib. Beliau adalah suami dari Ainul Mardhiyah (Ning Aan) yang juga Ketua PC Fatayat NU Jombang periode 2004-2009. Disamping sebagai dosen, Gus Mudib adalah pengasuh di Asrama IV Pondok Pesantren Rejoso. (Ibnu Nawawi/Fathoni)

Sumber : NU Online

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon