Friday, 17 June 2016

Puisi Chairil Anwar - Aku

Puisi Chairil Anwar - Aku

 

Puisi Chairil Anwar - Aku

Kalau sampai waktuku 
‘Ku mau tak seorang kan merayu 

Tidak juga kau


Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang 

Dari kumpulannya terbuang


Biar peluru menembus kulitku 

Aku tetap meradang menerjang


Luka dan bisa kubawa berlari 

Berlari 
Hingga hilang pedih peri


Dan aku akan lebih tidak perduli 

Aku mau hidup seribu tahun lagi


Maret 1943 

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon