Friday, 19 August 2016

Apakah Perlu Kuliah Untuk Sukses ?

Apakah Perlu Kuliah Untuk Sukses ?  Definisi dari kata sukses banyak sekali. Ada yang berpendapat sukses itu jadi orang kaya, sukses itu punya karyawan banyak, sukses itu punya santri banyak dan pesantren besar, sukses itu memiliki gelar sarjana sampai profesor dan lain sebagianya. Semuanya benar karena pendapat tersebut berdasarkan cara pandang mereka masing-masing.

Untuk menuju kesuksesan tersebut tidak segampang membalikkan tangan. Semuanya butuh proses yang harus dilalui. Banyak diantara kita hanya melihat kearah kesuksesan seseorang tanpa tahu bagaimana perjuangannya.

Memang demikianlah untuk menjadi sukses seperti Bill Gates pendiri Raksasa Teknologi : Microsoft Corp tidak mudah. Seorang Bill Gates harus rela keluar dari kampus atau mungkin lebih tepat DO (Drop Out). Perusahan Microsoft ini merupakan perusahaan yang memproduksi produk dalam bidang teknologi, seperti sistem Operasi Windows, aplikasi kantor dan sekolah Microsoft Office dan berbagai produk lainnya. Orang Indonesia sendiri Dahlan Iskan yang kuliah cuma 2 semester. Namun Allah berkendak lain, Dahlan Iskan sukses memimpin perusahaan Jawa Pos Group menjadi perusahaan Nasional yang hampir menguasai media cetak seluruh Indonesia. Tidak hanya dalam media cetak, dalam dunia pertelevisian juga memiliki banyak Televisi Lokal yang di bawah kendali Jawa Pos Group ini, JTV, Jack TV dan lain-lain yang tersebar ke berbagai daerah. Mungkin bisa di cek stasiun TV Lokal anda mungkin salah satu bagian dari televisi ini.

Dua orang yang disebutkan di atas : Dahlan Iskan dan Bill Gates bukanlah seorang alumnus kampus besar yang mendapatkan gelar sarjana namun keduanya sanggup memimpin para sarjana dari berbagai bidang.

Tidak ada jaminan pasti orang yang bergelar bisa untuk sukses. Karena kesuksesan tidaklah di tentukan oleh kuliah atau tidak. Banyak faktor penyebab untuk sukses. Jika ingin mengetahui faktor-faktor yang dapat menjadikan mereka sukses bacalah kisah hidup mereka. Jangan hanya melihat suksesnya sekarang.

Setelah membaca tulisan ini yang menjadi mahasiswa jangan menghina dan meremehkan mereka yang tidak kuliah karena bisa jadi mereka di masa depan dapat lebih sukses. Yang tidak kuliah janganlah pesimis karena tidak bisa kuliah. Semuuanya saling melengkapi.

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon