Sunday, 25 September 2016

Tri Rismaharini, Walikota Perempuan Perubahan Kota Surabaya

Tri Rismaharini, Walikota Perempuan Perubahan Kota Surabaya - Perempuan yang satu ini sudah populer karena telah di anggap sukses memimpin Kota Surabaya, siapa lagi kalau bukan Ibu Tri Rismaharini. Sebenarnya siapakah Tri Rismaharini ini ?
Tri Trismaharini, Walikota Perempuan Perubahan Kota Surabaya


Seorang Arsitek Lulusan ITS

Menyulap Kota Surabaya yang tadinya kotor dan tidak tertata menjadi kota yang bersih dan banyak mendapatkan penghargaan bukanlah hal yang mudah. Di bawah kepemimpinan seorang perempuan bernama lengkap Ir. Tri Rismaharini, MT kota Surabaya sukses menjadi salah kota terbaik di dunia. Tri Rismaharini lahir di kota Kediri Jawa Timur pada 20 November 1961. Pendidikan beliau adalah 
-SD Negeri Kediri,
-SMP Negeri 10 Surabaya,
-SMU Negeri 5 Surabaya
-S1 Arsitektur ITS (Institur Teknologi Sepuluh November)
-S2 Manajemen Pembangunan ITS (Institur Teknologi Sepuluh November)

Sebelum menjabat sebagai Walikota Surabaya beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya dan juga Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya.

Beliau menjadi Walikota Surabaya pada tahun 2010 sampai 2015 dan kemudian terpilih lagi menjadi Walikota Surabaya untuk kedua kalinya. Selama menjabat walikota banyak perubahan yang dilakukan beliau misalnya saja pembangunan taman bungkul yang terletak di Jalan Raya Darmo, Taman Dolog, Taman Buah Undaaan dan Taman di Baweaan dan lain-lain. Ibu Tri Rismaharini merupakan sosok yang dicintai warga kota Surabaya karena telah banyak melakukan perubahan positif untuk Kota Surabaya.

Kota Surabaya dibawah kepemimpinan Ibu Tri Rismaharini mendapatkan Piala Adipura 3 tahun berturut-turut yakni 2011, 2012 dan 2013 untuk kategori Metropolitan. Pada tahun 2012 juga mendapat kota terbaik Se Asia Pasifik versi Citinet. Pada tahun 2013 kota Surabaya meraih penghargaan tingkat Asia Pasifik, Future Goverment Award 2013 dalam 2 bidang sekaligus yakni Data Center dan Inklusi Digital, Surabaya mampu menyisihkan 800 kota yang ada di seluruh Asia Pasifik. Suami beliau adalah Ir. Djoko Saptoadji dan dikaruniai 2 orang anak yang bernama Fuad Bernardi dan Tantri Gunarni Saptoadji.

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon