Monday, 10 October 2016

Biografi Ridwan Kamil - Walikota Perubahan Untuk Kota Bandung

Biografi Ridwan Kamil - Walikota Perubahan Untuk Kota Bandung - Sosok yang satu ini memang tidak asing, beliau adalah Ridwan Kamil atau biasa di panggil Kang Emil. Beliau merupakan walikota bandung yang banyak membawa perubahan di kota ini. 


Biografi Ridwan Kamil - Walikota Perubahan Untuk Kota Bandung
Kang Emil terlahir di bandung pada tanggal 4 Oktober 1971. Kang Emil merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Sejak kecil bakat mulai terlihat, waktu kecil ia suka membaca komik dan melihat foto dari berbagai kota di luar negeri.

Bersekolah SD di SDN Banjarsari 3 Badnung pada tahun 1978 sampai 1984, ketika sekolah SD ini ia sempat membuat es mambo dan menjualnya sambil bersekolah. Kang Emil tergolong anak yang cerdas dan aktif berbagai kegiatan sekolah. Setelah tamat sekolah ia melanjutkan pendidikannnya ke SMP Negeri 2 Bandung kemudian SMA Negeri Bandung pada tahun 1987 sampai 1990. Setelah lulus dari sekolah ia melanjutkan pendidikannya di ITB - Institut Teknologi Bandung dan mengambil jurusan Teknik Arsitektur. Di Institut Teknologi Bandung ia lalui dari tahun 1990 sampai dengan 1995. Di kampus ia juga aktif di berbagai kegiatan misalnya unit kegiatan seni. Dan kampus ia sempatkan juga untuk mengais rezeki untuk tambahan modal kulyah yakni ia membuat ilusrasi cat air atau maket untuk dosen.

Setelah lulus dari kampus ITB ia kemudian memilih bekerja di USA (Amerika Serikat) namun sayangnya hanya bertahan 4 bulan, ia berhenti karena krisis moneter yang membuat klien tidak membayar apa yang sudah dikerjakannya. Walaupun sudah tidak bekerja ia tetap bertahan disana, dan akhirnya ia mendapatkan beasiswa dari University Of California, Berkeley. Sambil mengambil kulyah S2 Ridwan Kamil bekerja di di Departemen Perencanaan Kota Berkeley. Untuk menghemat biaya hidup ia bahkan sampai makan sehari hanya 1 kali saja dengan menu ala kadarnya yang kurang dari 1 Dolar US. Perjuangan hidup seorang Ridwan Kamil terus di uji yakni ketika istrinya Atalia Praratya akan melahirkan anak pertama mereka. Agar mendapatkan pengobatan yang gratis sampai-sampai ia mengaku sebagai orang miskin. Ia menemani istrinya melahirkan di sebuah rumah sakit yang disediakan untuk orang miskin, tepatnya di bangsal rumah sakit.

Tahun-tahun demi tahun ia lalui hidup di Negara Paman Sam dan akhirnya pada tahun 2002 ia putuskan untuk kembali ke tanah air. Setelah 2 tahun dari kepulangannya ia mendirikan Urbane, firma yang bergerak dalam bidang jasa konsultas perencanaan, arsitektur dan desain. Sekarang Kang Emil aktif menjabat sebagai Prinsipal PT. Urbane Indonesia, Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung, serta Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW (Hong Kong & San Francisco), dan SAA (Singapura).

Urbane merupakan sebuah firma yang dibangun oleh Kang Emil bersama temannya pada tahun 2004, teman-temanya seperti Reza Nurtjahja, Irvan W. Darwis dan Achmad D. Tardiyana.  Reputasi Internasional sudah mereka bangun dengan mengerjakan projek-projek di luar Indonesia seperti Syria Al-Noor Ecopolis di negara Syria dan Suzhou Financial District di China. Tim Urbane sendiri terdiri dari para profesional muda yang kreatif dan berpikir idealis untuk mencari dan menciptakan solusi mengenai masalah desain lingkungan dan perkotaan. Urbane juga memiliki projek berbasis komunitas dalam Urbane Projek Komunitas dimana visi dan misinya adalah membantu orang-orang dalam sebuah komunitas perkotaan untuk memberikan donasi dan keahlian-keahlian dalam meningkatkan daerah sekitarnya.

Urbane telah banyak dianugrahi penghargaan-penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Awards 3 tahun berturut-turut pada tahun 2008, 2009 dan 2010 dan juga BCI Green Award pada tahun 2009 atas projek desain Rumah Botol (dari botol bekas).

Urbane juga sering mengikuti kompetisi di bidang desain arsitektur tingkat nasional seperti :
  • Juara 1 kompetisi desain Museum Tsunami di Nangro Aceh Darrussalam tahun 2007,
  • Juara 1 kompetisi desain kampus 1 Universitas Tarumanegara tahun 2007,
  • Juara 1 kompetisi desain Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Indonesia tahun 2009,
  • Juara 1 kompetisi desain Sanggar Nagari di Kota Baru Parahyangan di Kabupaten Bandung Barat dan
  • Juara 1 kompetisi desain Pusat Seni dan Sekolah Seni di Universitas Indonesia tahun 2009.

Sekarang Kang Emil menjabat sebagai walikota bandung. Warga Bandung banyak merasakan banyak perubaan setelah dipimpin Kang Emil ini. Untuk memfasilitasi warganya Kang Emil memiliki akun sosial media yang dijadikan sebagai sarana curhat masyarakat Bandung bila ingin berkeluh kesah. Yang mau menyapa Kang Emil via Akun twitter bisa menfollow @ridwankamil. Di sosial media ini Kang Emil mengajak warganya untuk tidak segan-segan melaporkan keadaan daerahnya.

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon