Saturday, 10 December 2016

Fungsi Kerikil di Sekitar Rel Kereta Api

Fungsi Kerikil di Sekitar Rel Kereta Api - Jika melewati jalur kereta api maka pemandangan kerikil di sekitarnya sudah tidak asing lagi. Kerikil ini memang sengaja di pasang oleh PT KAI sebagai perusahaan tranportasi negara. Mengapa harus ada kerikil di sekitar rel kereta api. Berikut penjelasannya. 

Fungsi Kerikil di Sekitar Rel Kereta Api


Bukan tanpa alasan batu-batu kerikil tersebut sengaja ditempatkan pada tiap sisi rel kereta api. Fungsi batu kerikil pada rel kereta api adalah sebagai bantalan pemberat.

Dengan adanya kerikil, rel dapat berdiri dengan stabil saat kereta api berjalan di atasnya. Saat kereta api melintas di atas rel, maka akan terjadi getaran yang disebabkan oleh rel kereta api.

Fungsi kerikil pada rel di sini adalah untuk menyerap getaran (shock absorber) saat kereta api sedang melewati rel.

Fungsi lainnya adalah untuk mencegah pengikisan tanah di sekitar rel. Saat terjadi hujan, aliran air yang melewati rel dapat menyebabkan pengikisan tanah. Kerikil pun berfungsi sebagai penahan aliran air, sehingga pengikisan tanah pun tidak terjadi.

Selain itu, kerikil pun dapat mencegah tumbuhnya rerumputan di sekitar rel. Tumbuhnya rumput-rumput di sekitar rel akan menyebabkan penggemburan tanah, sehingga rel menjadi tidak stabil.

Namun tidak semua jalur kereta api terdapat batu-batu kerikil di sekitarnya. Rel yang berada di atas jembatan misalnya Jembatan Sungai Serayu, Banyumas, Jawa Tengah, atau jalan raya umumnya tidak ditempatkan kerikil.

Jembatan dan jalan raya sudah dirancang sedemikian rupa untuk dapat menahan getaran saat kereta api melintas di atas rel. Peranan batu kerikil telah digantikan dengan jembatan dan jalan raya yang dirancang lebih baik.

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon