Friday, 23 December 2016

Jangan Pikirkan Rezekimu, Fokuslah Beribadah

Jangan Pikirkan Rezekimu, Fokuslah Beribadah - Rezeki memang Allah sudah mengaturnya namun sering kali kita terlalu sibuk memikirkannya sampai lupa beribadah. Bukan hanya memikirkannya, namun juga mencari rezeki siang malam sampai lupa ibadah kepada Allah.

Jangan Pikirkan Rezekimu, Fokuslah Beribadah


Lalu ketika dia keluar dari perut ibunya dan terputus jalan rezeki itu, Allah membuka untuknya dua jalan rezeki yang lain (yakni dua puting susu ibunya), dan Allah mengalirkan untuknya di dua jalan itu; rezeki yang lebih baik dan lebih lezat dari rezeki yang pertama, itulah rezeki susu murni yang lezat.

Lalu ketika masa menyusui habis, dan terputus dua jalan rezeki itu dengan sapihan, Allah membuka empat jalan rezeki lain yang lebih sempurna dari yang sebelumnya; yaitu dua makanan dan dua minuman.

Dua makanan = dari hewan dan tumbuhan. Dan dua minuman = dari air dan susu dan juga segala manfaat dan kelezatan yang ditambahkan kepadanya.

Lalu ketika dia meninggal, terputuslah empat jalan rezeki ini, Namun Allah SWT membuka baginya -jika dia hamba yang beruntung- delapan jalan rezeki, itulah pintu-pintu surga yang berjumlah delapan, dia boleh masuk surga dari mana saja dia kehendaki.

Dan begitulah Allah SWT, Dia tidak menghalangi hamba-Nya untuk mendapatkan sesuatu, kecuali Dia berikan sesuatu yang lebih afdhal dan lebih bermanfaat baginya.

Dan itu tidak diberikan kepada selain orang mukmin, karenanya Dia menghalanginya dari bagian yang rendahan dan murah, dan Dia tidak rela hal tersebut untuknya, untuk memberinya bagian yang mulia dan berharga."

Jadi, meskipun kita berusaha menjemput rezeki itu dengan ikhtiar, jangan sampai ikhtiar itu melupakan kita terhadap ibadah-ibadah yang diperintahkan oleh Allah dan Rasulullah. Insya Allah dengan begitu, jaminan rezeki dari Allah akan kita terima lebih. Ibadah – Ikhtiar- Doa- Tawakkal.

[Kitab Al-Fawaid, hal: 57]/fbkumpulandoanabi

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon