Sunday, 25 December 2016

Ketika Tumbuhan dan Hewan Bertasbih

Ketika Tumbuhan dan Hewan Bertasbih - Ternyata hewan dan tumbuhan dapat bertasbih. Karena hewan dan tumbuhan juga merupakan makhluk Allah. Bagaimana kah tumbuhan dan hewan bertasbih ??
Ketika Tumbuhan dan Hewan Bertasbih


“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Isra’ : 44)

Ada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada. lafadz Allah terdengar, getaran di atas suara (ultrasonic/ultra sound) tersebut berubah menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditangkap oleh monitor.

Penelitian diatas dikaitkan dengan potongan ayat 44 “kamu tidak mengerti tasbih mereka” yang dimaksud pada ayat diatas adalah sebagian besar manusia tidak mengerti sunatullah atau hukum alam. Namun ada sebagian lainnya yang dapat mengetahuinya yaitu para ahli. Orang-orang ahli itulah yang berakal budi dan berpengetahuan yang bisa mengerti hukum alam, maka juga bisa mengerti akan tasbih dari benda-benda yang ada di langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada didalamnya.



Rasulullah saw. dan para sahabatnya juga pernah mendengar tasbihnya makanan, padahal pada waktu itu belum ditemukan alat-alat super canggih pendeteksi (perekam) suara yang tidak bisa didengar telinga. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam beberapa sabda Nabi saw. :

“Seekor semut menggigit seorang Nabi di antara Nabi-Nabi, lalu Nabi tersebut menyuruh membakar sarang semut itu, lalu dibakarlah. Kemudian Allah swt. berfirman kepadanya : ‘Apakah karena seekor semut yang menggigitmu, lalu engkau musnahkan satu umat (semut) dari umat-umat yang selalu membaca tasbih’ .” (HR. Muslim)

“Kalian menganggap tanda-tanda (kebesaran Allah) sebagai azab (siksa) sedangkan kami (sahabat) pada masa Rasulullah saw. menganggapnya sebagai berkah. Sungguh, dahulu kami memakan makanan bersama Nabi saw. dan kami mendengar makanan tersebut bertasbih ketika kami makan.” (HR. Tirmidzi)

“Sungguh, kami (sahabat) pernah mendengar makanan membaca tasbih ketika sedang dimakan.” (HR. Bukhari)

Dapat diambil kesimpulan, hanya orang-orang yang diberikan pengetahuan yang dapat mengungkap fakta akan bunyi tasbih dari segala benda yang ada di langit dan di bumi. Semua itu atas izin Allah swt.


Wallahu A’lam

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon