Wednesday, 15 March 2017

Kisah Imam Ghozali dan Lalat

Kisah Imam Ghozali dan Lalat - Andai bisa dihitung, berapa banyak pahala Imam Al Ghazali? Torehan karya tinta emasnya mulai beliau mengarang kitab hingga sekarang yang sudah berjalan seribu tahun lebih. Bila setiap detik orang yang mempelajari kitab Ihya’ Ulumiddin yang beliau susun merupakan pahala, lalu berapa pahala yang mengalir kepada beliau?

Imam Ghozali dan Lalat


Secara matematik, di atas kertas, pahala inilah yang akan mengantarkan Imam Al Ghazali masuk sorga. Namun, berbeda kenyataan dengan kisah berikut.

Setelah Imam Al Ghazali wafat, ada salah seorang yang bermimpi bertemu beliau, kamudian menanyakan bagaimana keadaanya di alam barzakh sana?

Dijawab oleh Al Ghazali, beliau mengaku bahwa ia mendapat kenikmatan bukan karena amaliyahnya di dunia yang berupa karangan kitab atau sebagainya, namun karena lalat.

Dikisahkan, dahulu dunia literasi belum semodern sekarang, jika orang ingin menulis harus menggunakan pena sedang pena tersebut tidak berisi tinta di dalamnya. Cara menuliskan pena itu dengan cara dicelupkan dalam wadah tinta, setelah digoreskan beberapa saat, tinta habis kembali.

Suatu ketika, saat Al Ghazali menulis, tiba-tiba ada lalat yang hinggap, masuk ke wadah tinta dengan maksud ingin minum tinta tersebut. Dengan dorongan belas kasih, Imam Al Ghazali membiarkan lalat itu minum hingga kembali terbang pergi kembali.
 
Sebab belas kasihan itulah yang justru membuat Al Ghazali dimasukkan sorga oleh Allah SWT.

Aku tak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku juga tak seburuk yang terlintas di hatimu (Ali Bin Abi Tholib)


EmoticonEmoticon